Wisdom No More November 5, 2008
Posted by fauzan.sa in Uncategorized.trackback
Akhirnya, saya menulis lagi setelah dua tahun. Memang, saya lagi-lagi menyusahkan diri sendiri. Membelenggu diri dengan jenis tulisan yang harus disajikan di blog ini. Mengingkari artikel lampau berjudul “Just Write!”.
Selama vakum, bukannya saya sama sekali tidak ingin menulis lagi. Tapi, banyak kata-kata harus yang akhirnya mengusir spontanitas untuk menulis lagi. Harus baru, harus beda, harus mengandung hikmah, harus bermanfaat untuk orang lain, hal-hal itulah yang membuat saya kesulitan menelurkan tulisan baru. Tapi, menulis adalah kebutuhan pribadi. Kalau ada sahabat yang menulis karena ingin berdakwah, silakan. Saya menulis agar saya sendiri yang bisa mengambil manfaatnya. Manfaat untuk orang lain, itu hanya efek samping dari tulisan ini.
Tapi, efek samping itu memang saya sengaja. Karena itu saya menuliskannya di blog. Agar ada yang bisa menghabisi tulisan-tulisan di dalam bak pasir ini, di samping ada yang bisa mendapat manfaat. Karena itu, saya putuskan untuk kembali menulis, lagi-lagi dengan niat melonggarkan batasan. Kali ini, tulisan-tulisan yang ada akan bersifat lebih pribadi, hal-hal tidak penting berkaitan dengan hidup saya. Yah, kalau ingin mengenal saya dari situ sih, boleh saja. Tapi, mereka yang pernah suka blog ini akan sedikit kecewa karena bobotnya akan turun agak jauh. Wisdom No More!
Lama tidak menulis membuat otak terasa pegal mengeluarkan kata. Anda tak akan dapat lagi menyaksikan tulisan khas dan lincah ala saya seperti sebelum vakum. Mudah-mudahan hal itu akan kembali lagi. OK, selamat menikmati tulisan-tulisan saya yang baru.
Hehehe pembohong Lo!
last three writing is still gathering wisdom, if you spell “wisdom no more” just quit of becoming moslem!
Komentarnya kasar…
yo,i…