jump to navigation

Talbisul Metal bil Bathil November 5, 2008

Posted by fauzan.sa in Uncategorized.
9 comments

Saya suka musik. Musik tidak sekedar menjadi hiburan bagi saya, namun telah menjadi alat penolong. Susah untuk tetap bersemangat dan terjaga mengerjakan pekerjaan-pekerjaan penting tanpanya. Sebagai pemicu adrenalin, penjaga kesadaran, sekaligus perangsang otak untuk berfikir kreatif, perannya lumayan efektif. (lagi…)

Decoupled November 5, 2008

Posted by fauzan.sa in Uncategorized.
add a comment

Decouple adalah kata-kata ajaib yang berasal dari buku legendaris “Design Patterns”. Jika anda belum pernah dengar, bisa dipastikan anda tidak terlalu dekat dengan dunia rekayasa perangkat lunak. Decoupling pada intinya adalah pemisahan antara berbagai komponen yang bekerja sama dan berhubungan terlalu erat. Lho, bukannya bekerja sama itu bagus? Tidak demikian halnya jika itu menyangkut objek atau komponen perangkat lunak. Sebagai sebuah sistem, fleksibilitas sangat diperlukan. Untuk itulah diperlukan cara khusus agar jika sebuah komponen perlu diubah, maka yang lain tidak perlu diubah. (lagi…)

“Pelajaran” Aqidah dalam Trilogi “His Dark Materials” November 5, 2008

Posted by fauzan.sa in Uncategorized.
3 comments

Suatu saat di masa jahiliyah, saya menonton film bajakan berjudul Golden Compass. Kagum karena keindahan ceritanya, wikipedia jadi sasaran lebih lanjut rasa ingin tahu saya. Hmm, memang tidak adil menilai sebuah trilogi novel dari sebuah seri filmnya ditambah sedikit rangkuman cerita novelnya. Tapi, bagi saya, bahkan rangkuman ceritanya merupakan sebuah ide luar biasa dari seorang Philip Pullman. Novel ini mengandung ajaran aqidah yang menyeluruh yang terdapat pada unsur-unsur yang menyusunnya. (lagi…)

Wisdom No More November 5, 2008

Posted by fauzan.sa in Uncategorized.
3 comments

Akhirnya, saya menulis lagi setelah dua tahun. Memang, saya lagi-lagi menyusahkan diri sendiri. Membelenggu diri dengan jenis tulisan yang harus disajikan di blog ini. Mengingkari artikel lampau berjudul “Just Write!”. (lagi…)