jump to navigation

Kedengarannya Bagus Mei 4, 2007

Posted by fauzan.sa in Uncategorized.
5 comments

Mengejar kebahagiaan adalah tujuan setiap manusia. Kapan pun dan di mana pun, mereka mencoba mendapatkannya. Bagi orang-orang materialis, kebahagiaan artinya nafsu. Harta, Tahta, Wanita, dan segala kesenangan yang lainnya adalah satu-satunya tujuan mereka hidup. Orang-orang biasa hidup dengan cara yang biasa-biasa saja, karena biasa itu adalah kebahagiaan. Sekolah, kuliah, kerja, menikah, punya anak, mendidik anak, dan kemudian menikmati ketenangan di hari tua. Itulah arti kebahagiaan bagi mereka. Tapi, kadangkala kebahagiaan seperti itu kurang. Karena itu, mereka mencari kebahagiaan di antara terapi-terapi jiwa. Yoga, Kundalini, Buddha, Islam, dan agama-agama yang lain dijadikan pengisi kekosongan spiritual yang ada dalam “kebahagiaan-kebahagiaan” mereka. “Aku beragama agar hatiku tenang”, begitu kata mereka.

(lagi…)

Konflik adalah Solusi Mei 4, 2007

Posted by fauzan.sa in Uncategorized.
4 comments

Seringkali saya berdiskusi dengan bapak saya tentang berbagai hal. Mulai dari ide tentang nasionalisme hingga kesatuan agama-agama. Dalam diskusi itu kami mencurahkan ide-ide, berusaha mencari jawaban yang memuaskan bagi yang lain, menguji kebenaran berbagai pendapat dengan cara yang menurut kami ilmiah. Tidak ada permusuhan yang terlibat di sana. Meskipun perdebatan kami kadangkala jadi sengit, tapi tidak ada rasa benci yang terlibat. Tapi, ada satu pihak yang selalu terganggu dengan kegiatan yang sama-sama kami nikmati ini. Siapa lagi kalau bukan ibu saya. Apapun bentuknya, ibu saya selalu tidak tahan jika pembicaraan kami mulai seru. Akhirnya, jadilah selama setahun ini kami terpaksa “gencatan senjata” karena PBB selalu mengawasi.

(lagi…)

Pahlawan Super Mei 4, 2007

Posted by fauzan.sa in Uncategorized.
12 comments

Cerita-cerita pahlawan super memang selalu menarik. Walaupun mungkin pada asalnya ditujukan untuk anak-anak, cerita-cerita semacam ini selalu bisa dinikmati oleh orang dari berbagai kalangan. Bahkan, ada kecenderungan baru saat ini. Pahlawan-pahlawan DC Comics dan Marvel mulai merambah ke usia-usia yang lebih tua. Sebut saja Superman dengan Smallville dan versi Dean Cain – Teri Hatcher. Smallville jelas untuk remaja, sedangkan kisah Superman ala Dean Cain? Akting sensual mereka jelas bukan untuk anak-anak. Kisah Spiderman juga begitu. Adegan ciuman Mary Jane dan Peter Parker jelas tidak bagus jika ditonton untuk anak-anak. Hey, jangan protes dulu atas penilaian saya! Saya tidak melulu menilai umur berdasarkan adegan seksnya. Tapi, kisah Peter Parker yang kutu buku dan susah membagi waktu adalah khas anak remaja.

(lagi…)