Orang Islam Tukang Mbajak Maret 6, 2006
Posted by fauzan.sa in Uncategorized.86 comments
Salah satu kejahatan paling lumrah di Indonesia adalah pembajakan. Bersama dengan korupsi, kejahatan ini menempati peringkat tertinggi kejahatan paling lumrah di Indonesia. Sayangnya, ketika korupsi terus menerus dikecam dan diperjuangkan agar bisa hilang dari bumi Indonesia tercinta ini, pembajakan tetap terus berjalan. Bahkan, beberapa tidak merasa bahwa yang namanya pembajakan itu adalah salah satu kejahatan yang diakui oleh hukum Indonesia. Yang saya heran, beberapa di antara mereka adalah orang-orang baik yang taat hukum dan taat beragama. Kecuali, tentu saja untuk masalah pembajakan ini.
Kacangan! Maret 1, 2006
Posted by fauzan.sa in Uncategorized.10 comments
Mungkin banyak yang pernah mendengar kata-kata “Laris bak kacang goreng”. Nah, kacangan itu artinya nggak jauh-jauh dari itu. Kacang itu kan renyah, gurih, enak lagi. Kalo ada yang sering ikut dalam forum musyawarah warga, pasti pada nyadar, kalo jumlah kacang yang dimakan selalu lebih banyak daripada makanan lainnya. Tapi, kacang itu adalah hal yang dimana-mana ada. Dan, walaupun dinamakan kacang spesial, ya tetap kacang juga. Enak, banyak disuka orang, murah, tapi selalu laku. Jadi, kacangan itu artinya tidak spesial. Walaupun banyak dicari orang, walaupun murah, dan walaupun laku, tapi kacang bukan makanan istimewa. Jarang sekali kita melihat makanan hotel pake kacang. Karena murahan itu tadi.
Aku Benci Propaganda Maret 1, 2006
Posted by fauzan.sa in Uncategorized.5 comments
Bukan tanpa alasan aku membenci propaganda. Memang sih, setiap orang melakukan propaganda. Setiap orang berusaha saling meyakinkan dengan orang lain. Itulah yang dinamakan dengan propaganda. Itulah dakwah. Itulah yang namanya menyeru. Tapi, ada konotasi negatif yang disandang kata propaganda. Karena itu aku membenci. Aku tidak tahu apakah aku benar atau tidak. Tanyakan pada ahli bahasa yang lebih tahu. Ketika aku mendengar kata propaganda, yang terbayang adalah di pikiranku adalah yang buruk-buruk. Kecurangan, kengawuran, kelicikan, kebutaan, dan juga kerusakan akal. Dalam kontek itulah aku membenci yang namanya propanda. Memang sih, yang namanya propaganda itu tidak selalu berniat jelek. Propaganda tanpa niat jelek itulah yang biasanya dikatakan sebagai seruan biasa. Sedangkan yang berniat jelek, dikatakan sebagai propaganda gelap. Namun, baik yang pertama atau kedua, menurutku sangat tipis bedanya. Dua-duanya adalah bisa menjadi penyebab kerusakan akal. Dan aku sangat membenci kerusakan akal.
Rekayasa Dakwah Maret 1, 2006
Posted by fauzan.sa in Uncategorized.4 comments
Pete McBreen mengatakan dalam bukunya, rekayasa perangkat lunak (software engineering) tradisional, memiliki paradigma yang salah dalam mengembangkan perangkat lunak. Metode tradisional atau yang lebih dikenal sebagai metode air terjun (waterfall) berasal dari cara pandang bahwa programmer adalah buruh upahan. Metafora yang dipakai kemudian adalah metafora pabrik. Tugas buruh upahan adalah melakukan pekerjaan-pekerjaan mekanis. Memotong, memasang, dan menyusun. Begitu juga programmer. Programmer hanya melakukan sebuah pekerjaan saja, yaitu menulis kode program.
Just Write! Maret 1, 2006
Posted by fauzan.sa in Uncategorized.18 comments
Dulu tulisan hanya untuk menyampaikan pesan. Ya, seperti proses komunikasi dalam ilmu sosiologi itu lho. Di SMA dulu, saya diajari kalo yang namanya komunikasi itu proses menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan melalui media tertentu. Waktu pertama dengernya, ya agak bingung juga, apa sih maksudnya komunikasi itu? Tapi, karena waktu itu tidak disuruh paham, cuman disuruh hapal saja, ya jadinya nggak masalah. Kalo bisa dihafalkan, kenapa harus dipahami? Sebelum orang mulai kenal tulisan, penyampaian pesan melalui seorang perantara bisa jadi masalah. Sang perantara harus menghafalkan pesan itu. Ingat kuis yang namanya Game Zone? Nah, separah itulah kemungkinannya kalo orang harus belajar secara lisan. Yang saya heran, di zaman sudah banyak tulisan kayak gitu, kok bisa ya Qur’aan dan hadits terus menerus dihapal? Maksud saya, bukan zaman sekarang, tapi zaman Nabi dulu. Jarang sekali kan, Eropa punya tradisi lisan. Liat saja, emang penulisan Bibel punya sanad? Seluruh manuskrip Bibel yang ditemukan masih merupakan anonim.